BANDAR LAMPUNG, (SA) – Panitia Pemilihan Ketua RT 007/LK-I, Kelurahan Gulak Galik, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, resmi membuka tahapan pemilihan Ketua RT periode 2026–2029. Warga yang memenuhi persyaratan diundang untuk mencalonkan diri sekaligus berpartisipasi menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara.
Berdasarkan pengumuman panitia tertanggal 1 Juli 2026, pendaftaran calon Ketua RT dibuka mulai 1 Juli hingga 10 Juli 2026 tanpa dipungut biaya. Seluruh proses pencalonan dilakukan secara gratis sebagai bentuk keterbukaan dan mendorong partisipasi masyarakat.

Panitia menetapkan sejumlah persyaratan bagi bakal calon Ketua RT, di antaranya sehat jasmani dan rohani, berusia 18 hingga 60 tahun, tidak pernah atau sedang terlibat masalah hukum, bukan anggota partai politik, memiliki ijazah minimal SLTP/sederajat, serta menyerahkan fotokopi ijazah, KTP, dan Kartu Keluarga.
Setelah masa pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan verifikasi administrasi, menetapkan calon tetap, serta memberikan kesempatan kepada para calon untuk menyampaikan visi dan misi melalui kampanye yang dilakukan secara santun dan terbatas sesuai jadwal yang ditentukan.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, di depan Mushala Babussalam atau kawasan sekitar PAUD Beringin, sesuai pemberitahuan yang disampaikan panitia kepada warga.
Panitia juga telah mendistribusikan surat undangan kepada warga agar hadir menggunakan hak pilih dalam menentukan pemimpin lingkungan untuk tiga tahun ke depan. Penghitungan suara akan dilakukan secara terbuka di hadapan warga, dan hasil pemilihan akan diumumkan pada hari yang sama.
Ketua Panitia Pemilihan, Asep Suratno, mengajak seluruh warga untuk menyukseskan pesta demokrasi tingkat lingkungan tersebut dengan menjaga kebersamaan, sportivitas, dan semangat kekeluargaan.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting agar Ketua RT yang terpilih benar-benar mendapat legitimasi dan mampu mengemban amanah untuk memajukan lingkungan,” tutur Asep dalam keterangannya pada Sabtu, (4/7/2026).
Pemilihan Ketua RT ini diharapkan menjadi momentum memperkuat demokrasi di tingkat akar rumput, sekaligus melahirkan pemimpin lingkungan yang amanah, bertanggung jawab, dan mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah kelurahan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera. (*)
